Loading...
08 July 2026

SKK vs Sertifikat Keahlian (SKA): Apa Bedanya dan Mana yang Anda Butuhkan?

SKK vs Sertifikat Keahlian (SKA): Apa Bedanya dan Mana yang Anda Butuhkan?

Istilah SKA (Sertifikat Keahlian) masih sering digunakan sebagian orang, padahal regulasi terbaru sudah menggantinya dengan SKK (Sertifikat Kompetensi Kerja). Kesalahpahaman ini membuat banyak tenaga kerja dan perusahaan bingung dokumen mana yang sebenarnya perlu mereka miliki saat ini. Artikel ini akan menjelaskan perbedaan SKK dan SKA secara jelas, agar Anda tidak salah langkah dalam proses sertifikasi.

Apa Itu SKA?

SKA adalah istilah sertifikasi kompetensi tenaga ahli konstruksi yang digunakan sebelum berlakunya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Pada masa itu, SKA diterbitkan oleh asosiasi profesi yang terafiliasi dengan LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi).

Apa Itu SKK?

SKK adalah bentuk terbaru dari sertifikasi kompetensi kerja konstruksi, yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) berlisensi BNSP dan mengacu pada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). SKK menggantikan SKA dan SKT (Sertifikat Keterampilan) sebagai satu skema sertifikasi yang lebih terintegrasi.

Uploaded image

Perbedaan Utama SKK dan SKA

  • Dasar hukum: SKA mengacu pada regulasi lama, sedangkan SKK mengacu pada UU Jasa Konstruksi terbaru beserta turunannya.
  • Lembaga penerbit: SKA diterbitkan asosiasi profesi terafiliasi LPJK, sedangkan SKK diterbitkan LSP berlisensi BNSP.
  • Skema jenjang: SKK memiliki jenjang kualifikasi 1 sampai 9 yang lebih terstruktur dibanding skema SKA sebelumnya.
  • Masa berlaku dan proses uji: SKK menerapkan proses asesmen kompetensi yang lebih terstandardisasi secara nasional.
  • Keberlakuan saat ini: SKK adalah dokumen yang berlaku dan diakui untuk kebutuhan legal dan tender proyek konstruksi saat ini, sedangkan SKA yang masih berlaku hanya yang belum habis masa berlakunya dan perlu dikonversi ke SKK saat perpanjangan.

Baca juga: Apa Itu SKK Konstruksi? Panduan Lengkap Fungsi, Jenjang, dan Cara Mendapatkannya

Apakah SKA Lama Saya Masih Berlaku?

SKA yang diterbitkan sebelum masa transisi regulasi umumnya masih berlaku hingga masa aktifnya habis. Namun, saat masa berlaku berakhir, pemegang SKA wajib melakukan resertifikasi ke skema SKK yang berlaku saat ini, bukan memperpanjang dalam bentuk SKA.

Mana yang Anda Butuhkan: SKK atau SKA?

Jika Anda baru pertama kali mengajukan sertifikasi kompetensi di bidang konstruksi, maka dokumen yang perlu Anda ajukan adalah SKK, bukan SKA, karena SKA sudah tidak diterbitkan lagi untuk pengajuan baru. SKK berlaku untuk seluruh jenjang, mulai tenaga terampil hingga tenaga ahli utama.

Bagaimana Cara Beralih dari SKA ke SKK?

Proses peralihan umumnya dilakukan melalui resertifikasi di LSP berlisensi, dengan menyesuaikan jenjang dan subklasifikasi sesuai pengalaman kerja dan kualifikasi pendidikan yang dimiliki.

Bila Anda ingin memahami dasar SKK Konstruksi secara menyeluruh sebelum mengajukan resertifikasi, Anda bisa baca panduan dasar SKK konstruksi terlebih dahulu.

Ruang Lingkup Sertifikasi yang Perlu Diperhatikan

Setiap jenjang dan subklasifikasi memiliki cakupan jabatan kerja yang berbeda. Anda dapat melihat ruang lingkup sertifikasi selengkapnya untuk memastikan subklasifikasi yang Anda ajukan sesuai dengan latar belakang dan kebutuhan kerja Anda.

Baca juga: Cara Cek SKK Lewat Scan QR Code Agar Legalitas Kerja Tetap Terjamin

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Apakah SKA masih bisa digunakan untuk tender proyek?

Selama masa berlakunya belum habis dan sesuai persyaratan tender yang berlaku, SKA yang lama masih dapat digunakan. Namun sebagian besar tender kini mensyaratkan SKK sebagai dokumen yang berlaku.

Apakah proses konversi SKA ke SKK berbayar?

Ya, proses resertifikasi ke SKK mengikuti skema biaya asesmen yang berlaku, tergantung jenjang dan subklasifikasi yang diajukan.

Apakah SKT juga berubah menjadi SKK?

Ya, SKT (Sertifikat Keterampilan) untuk tenaga terampil juga telah terintegrasi ke dalam skema SKK jenjang 1 sampai 4.

Kesimpulan

SKK adalah bentuk sertifikasi kompetensi kerja konstruksi yang berlaku saat ini dan menggantikan SKA maupun SKT. Bila Anda baru mengajukan sertifikasi atau SKA Anda sudah mendekati masa berakhir, SKK adalah dokumen yang perlu Anda siapkan.

Butuh Bantuan Menentukan Jenjang SKK yang Tepat?

Tim kami siap membantu Anda menentukan subklasifikasi dan jenjang yang sesuai dengan latar belakang Anda.

Konsultasi Gratis Sekarang untuk mendapatkan arahan yang paling sesuai dengan kebutuhan sertifikasi Anda.

Uploaded image