1 Februari 2026

SIG Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Konstruksi Lewat Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Bangunan, Raih Rekor MURI

SIG Dorong Peningkatan Kompetensi SDM Konstruksi Lewat Pelatihan dan Sertifikasi       Tukang Bangunan, Raih Rekor MURI
Jakarta, 1 Februari 2026 – Pembangunan sumber daya manusia (SDM) secara berkelanjutan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah dalam upaya meningkatkan daya saing nasional serta mewujudkan kemandirian bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menyelenggarakan Program Pelatihan dan Sertifikasi Ahli Bangunan sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan kompetensi tenaga kerja di sektor konstruksi. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) GATENSI Karya Konstruksi serta Asosiasi Gabungan Ahli Teknik Nasional Indonesia (GATENSI).

Pelatihan dan sertifikasi ini diikuti oleh 500 peserta dan dilaksanakan secara serentak pada Minggu, 1 Februari 2026, di lima wilayah, yakni Kabupaten Bogor (Jawa Barat), Kota Palembang (Sumatera Selatan), Kota Bengkulu (Bengkulu), Kota Malang (Jawa Timur), dan Kota Kendari (Sulawesi Tenggara). Atas penyelenggaraan tersebut, SIG memperoleh penghargaan Rekor Pelatihan Tukang Bangunan Serentak di Provinsi Terbanyak dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Sebagai tindak lanjut, SIG berkomitmen untuk memperluas program ini ke lebih dari 100 kabupaten/kota di berbagai wilayah Indonesia, dengan target partisipasi lebih dari 5.000 ahli bangunan.

Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, program ini membekali peserta dengan berbagai materi kompetensi, meliputi pengetahuan dasar material semen dan beton, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), metode konstruksi yang efektif dan efisien, serta pengenalan produk-produk SIG. Selain pembelajaran teori, peserta juga memperoleh pengalaman praktik langsung, termasuk pemasangan material dan pekerjaan plesteran. Proses sertifikasi dilakukan melalui wawancara dan uji keterampilan di lapangan guna memastikan kompetensi peserta sesuai dengan standar yang ditetapkan.

Share

X